Multiple Streams of Income

Dalam ekonomi pasar, kemampuan membuat keputusan secara alamiah mengalir kepada mereka yang menciptakan nilai

(Carles Koch CEO Koch industry)

Waktu beberapa waktu yang lalu saya ngehadirin event bisnis.. kemudian saya sedikit ngobrol dengan salah satu programer pemula yang juga ingin terjun di bisnis developer sendiri. dia sempet juga bekerja di beberapa software house lokal.  menurut dia sebenernya bisnis developer ada dua macam, sekali jadi bikin projek, tinggalin. atau kita bikin sistem informasi kemudian kita dibayar untuk patch atau upgrade yang dicustomize sesuai kbutuhan user. saya pun berpikir, ia juga ya, apabila kita menciptakan hal seperti itu kita tidak perlu repot repot mencari klien, cukup hasil penjualan bisa kita maintance dan kerjaan untuk menambah pelanggan pun bisa sedikit lebih ringan.

cari di googling ternyata robert om G allen menceritakan teorinya tentang konsep Residual Income

Menurut si om robert,di zaman yang terus berkembang ini, pemenuhan kebutuhan sudah menjadi pokok yang utama didambakan setiap orang. Dengan banyaknya resiko yang bermunculan seperti inflasi, PHK, perampokan, kebangkrutan, keadaan situasi ekonomi politik yang tidak menentu, akan lebih bijak jika kita tidak hanya bergantung pada satu sumber penghasilan. Karena ketika sumber penghasilan tersebut mengalami masalah, kita masih mempunyai segudang sumber penghasilan lainnya.dia menyebutkan hal tersebut dengan Multiple Streams of Income .

Bagaimana sih, kita punya banyak sumber penghasilan? Dan apa saja jenis penghasilan yang bisa menunjang hidup kita tersebut?. Om Robert G Allen juga memperkenalkan konsep Residual Income . Residual Income adalah sumber penghasilan yang memungkinkan kita menggunakan sedikit waktu dan tenaga untuk mendapatkannya. Ada beberapa jenis yang termasuk residual income:

Royalti

Royalti adalah suatu presentase dari penjualan yang diberikan kepada suatu pencipta produk. Biasanya royalti berkaitan dengan karya cipta. Contoh yang paling mantep bisa kita lihat Raditya Dika, dengan keisengannya menulis di blog, dan akhirnya blog itu dibukukan. Membawa sebuah keuntungan yang ga sedikit dari royalti tersebut. Selain bidang buku juga, kita bisa ambil contoh dibidang musik, film dll. Bidang – bidang ini bisa kita garap sebagai side job, atau fulltime. Apabila kita sungguh sungguh, dan karya kita diterima masyarakat luas. Royalty yang diterima bisa membuat kita jadi jutawan. ada temen saya di tingkat 2 dia berhasil menciptakan software point of sales, dia tawarkan ke 5 awal customer, karena bagus, akhirnya efect viral marketing pun berlanjut. dia drop out dari kampus untuk mengurusi bisnisnya yang berkembang, akhirnya dia bisa menikmati royalti atas softwarenya itu.

Paten

Hampir mirip kayak royalti, bedanya paten lebih kearah penemuan, seperti bola lampu, mesin mobil. Pokonya kearah hal yang bisa membuat hidup manusia lebih efisien.

Lisensi dan waralaba

Dengan membeli lisensi dan waralaba, kita memiliki hak untuk menjual produk seseorang di wilayah tertentu. Bedanya lisensi dan waralaba ialah, jika lisensi tidak ikut serta dalam proses produksi dan penjualan. Sedangkan waralaba sebaliknya. Waralaba juga saya sarankan,bisa digunakan untuk kita yang tidak mau repot dengan urusan branding. Kita gak usah susah susah mulai branding dari bawah, toh kita udah beli waralaba dari merk terkenal. Sehingga kita hanya fokus terhadap penjualan dan market yang akan kita garap.

Internet Marketing

Kita bisa tergabung dengan berbagai afiliasi, bisa mengikuti program pay per click, atau mencoba e-commerce dengan berjualan produk unik, kalo mau lebih mantep, kita bisa menjadi developer dan mencari client dari luar negeri. Misalkan kita bisa menyelesaikan 2 project dalam seminggu. Satu project bisa dapet $250, sebulan kita bisa mendapatkan $2000. Sebuah angka yang fantastis untuk ukuran Indonesia. Yang lebih asik lagi, kita berbisnis dari dalam rumah (tidak ada kantor, bos), dan kita memiliki jam kerja yang bebas. Istilahnya freelancer yang udah go internasional.

Investasi

Ya, ini dia yang paling menarik. Jika kita mempunyai dana lebih, kita bisa melakukan investasi dan kemudian akan mendapatkan return sejumlah nilai tertentu, tergantung kesepakatan. Sebelum berinvestasi, disarankan harus cermat dalam memilih, agar dikemudian hari uang yang kita investasikan tidak raib alias rugi. Banyak sekali yang bisa kita investasikan, seperti saham, valuta asing, property, obligasi, reksadana dll.

Kalo kita mau jeli melihat peluang, banyak sekali sumber penghasilan halal yang bertebaran, kadang otak kita sering tidak mau diajak berpikir alias lumpuh kalo udah ada dizona nyaman(dapat gaji tetap dan kerja diperusahaan bonafit). Padahal tidak ada satupun yang abadi didunia ini. Hidup zaman sekarang harus kreatif, kalo tidak mau digilas zaman. Hal yang disebutkan diatas, mensyaratkan kita kerja keras pada awalnya, tetapi apabila sistem sudah terbangun, kita tinggal memetik hasilnya, dan yang lebih enak lagi, kita sudah punya usaha sendiri, tanpa bergantung pada orang lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s