Dan belajar pun harus mengenal sabar…

Selama ini gw selalu berfikir belajar itu enaknya harus ada ini, harus ada itu yang berbentuk prasarana. Tapi hari ini gw ditampar tampar sama satu kejadian.

Waktu ngelewatin jembatan penyebrangan di daerah margonda, kira-kira jam 7 malam. gw ngeliat anak kecil cewek lagi mengemis, dengan penerangan seadanya dia lagi baca buku, gw sengaja melambatkan jalan gw. Iya anak kecil itu lagi asik mempelajari trigonometri di catatan kucelnya. Entah siapa yang nyuruh anak itu mengemis, dengan asik dia masih terus belajar.

Dan gw pun malu, lebih sering baca timeline path, twitter, 9gag. Daripada baca buku. Dan semangat belajar gw pun kadang alakadarnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s